Jumat, 06 Agustus 2021

Stimulasi dan edukasi anak balita

Perkembangan otak seorang anak yang tercermin dalam pengembangan anak-anak terdiri dari 4 bidang, yaitu: (1) pengembangan motorik kotor (2) interaksi sosial, (3) pidato kognitif / kecerdasan dan (4) bahasa. Dengan alasan tersebut maka harus ada edukasi anak balita dan stimulasi yang tepat.

Kemampuan dasar adalah kemampuan anak-anak untuk duduk, merangkak, bangun, berjalan sampai berlari dan melompat. Kemampuan   lain seperti  makan, berlari dan membuka pakaian sampai menulis dan membuat kerajinan. Berbicara adalah kemampuan anak-anak untuk memahami larangan / pesanan sampai ekspresi keinginan mereka, untuk bertanya, untuk menceritakan kisah, untuk mengatakan perasaan / emosi, untuk berbagi cerita untuk berdebat. Kognitif / Kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan masalah mulai dari yang sederhana daripada mencari mainan tersembunyi, membuat teka-teki lego atau mainan, kemampuan membaca / menghitung untuk kemampuan akademik di sekolah dan di tempat kerja.

Bagaimana kita, sebagai orang tua menawarkan stimulasi yang baik dan ideal bagi anak-anak kita, terutama pada usia bayi-balita? Kapan stimulan mulai diberikan?

Stimulasi yang diberikan harus merangsang anak-anak di berbagai bidang. mulai diberikan dari bayi baru lahir bahkan dari kehamilan. Stimulasi diberikan dalam lingkungan yang nyaman, aman, penuh kasih, penuh perhatian dan konsentrasi orang tua dan pengasuh dan di taman bermain. Stimulasi yang diberikan tentu konsisten dengan usia perkembangannya. Stimulasi yang baik membutuhkan model yang sesuai dengan perkembangan usia, interaktif, keluarga besar, lingkungan domestik, dan sekolah anak.

Stimulasi dan edukasi anak balita


Stimulasi bayi berusia 0 hingga 6 bulan

Perkembangan motorik yang kasar mulai menggerakkan kepala sampai dapat bergulir. Motorik halus mulai berdekatan sampai dapat mengambil, meraih, dan mengikis benda-benda kecil, pengembangan bahasa mulai mengobrol dan pengembangan interaksi sosial mulai dari senyum sosial sehingga ia dapat mengenali wajah-wajah yang akrab.

Stimulasi diberikan kepada pengembangan multi-domain dengan berbicara dengan bayi sambil melihat wajahnya, mengundang Anda senyum / tawa, bernyanyi, dengan memperkenalkan bayi di wajah yang akrab, melatih bayi di berkurap, menyebarkan, fluege. Ketika seorang bayi  usia lebih 3 bulan, berikan banyak kemungkinan untuk bergerak dengan mengenakan kasur / karpet sehingga bayi memiliki kesempatan untuk mengembangkan model gerak lain sat bermain.


Stimulasi Bayi berusia 6 hingga 12 bulan

Perkembangan motorik  lain mulai bergulir, merangkak, merangkak, belajar duduk sampai naik.  Hal tersebut halus mulai dilakukan sampai dia bisa menggaruk sampai mengarah ke benda-benda kecil, memegang sebotol susu dan makan kue, menoleh untuk menyebut nama, tertawa jika diundang untuk bermain dan menikmati permainan Ciek-Ba dan senang melihat Anda di cermin. Stimulasi dibuat dengan bermain lebih bervariasi, seperti mengejar bola saat merangkak, memberikan mainan yang dapat bergerak, bermain Ciuck-BA, menelepon nama, menampilkan foto-foto atau memperkenalkan anggota keluarga. Berikan sesekali bahwa anak-anak bergerak lebih banyak, jelajahi lingkungan dan permainan. Anak-anak tidak boleh dibawa, ditempatkan di kursi, kereta dorong atau bayi walker. Gunakan kursi makan, kereta dorong sesuai kebutuhan, sementara penggunaan Baby Walker tidak lagi direkomendasikan. Pada usia 1 tahun, sebagian besar anak-anak mulai bangkit tanpa memegang dan memegang jalan. Turtuti keinginan untuk gerakan anak yang mulai belajar berjalan dengan lingkungan rumah yang cukup luas dan aman untuk anak-anak.


Stimulasi 1-2 tahun

Pengembangan motorik yang umum anak-anak belajar berjalan, berlari, naik ke atas dan menuruni tangga, berjalan kembali, belajarlah melompat.  Motoric anak harus  mulai dapat digunakan dengan baik dan benar. Sekian artikel mengenai stimulasi dan edukasi anak balita semoga bermanfat.